Dua Penghalang Adzab Allah

Download Wallpaper


#SeriTadabburAyat – 141

🔰 Dalam bahasa Arab, fi’il (kata kerja) menunjukkan pada kejadian (الحدوث) dan pembaruan (التجدد), sementara isim (kata benda) menunjukkan konstan (الثبات) atau permanen.

Contoh singkatnya adalah belajar (يتعلم) sebagai fi’il dan pembelajar atau murid (متعلم) sebagai isim.

Kata kerja “belajar” (يتعلم) menunjukkan kejadian mempelajari sesuatu, bersifat tidak tetap namun dapat diperbarui/diulang.

Sementara kata benda “pembelajar/murid” (متعلم) menujukkan profesi yang tetap/permanen dan sifat yang melekat pada orangnya.

Dan di antara keindahan konsep ini adalah pada firman Allah:

⭐️ { وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ اللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ }

“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka ( لِيُعَذِّبَهُمْ ) , sedang engkau (Muhammad) berada di tengah-tengah mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka ( مُعَذِّبَهُمْ ), sedang mereka meminta ampun”

[Surah Al Anfāl, 8: 33]

🔰 Di bagian awal, Allah gunakan bentuk fi’il لِيُعَذِّبَهُمْ (liyu’adzdzibahum) untuk menunjukkan sifat tidak konstan karena syarat agar tidak diadzab adalah selama Nabi Muhammad shalallaahu ‘alaihi wasallam masih hidup di tengah-tengah mereka.

Sementara di bagian kedua, Allah gunakan bentuk isim مُعَذِّبَهُمْ (mu’adzdzibahum) yang bersifat konstan sehingga istighfar merupakan penghalang permanen dari adzab Allah di sepanjang zaman.

🔰 Dan yang paling indah adalah saat menjelaskan istighfar tadi, Allah tidak berfirman menggunakan isim مُسْتَغْفِرُونَ (mustaghfiruun) yang menunjukkan ahli-ahli istighfar (istighfar sudah melekat dan menjadi karakter dalam diri).

Melainkan, Allah gunakan fi’il يَسْتَغْفِرُونَ (yastaghfiruun) yang berarti adzab tidak ditimpakan pada mereka yang beristighfar meskipun istighfarnya tidak konstan dan tidak permanen.

💧 Ya Rabb, kasih sayangMu jauh lebih banyak daripada istighfar kami.

Di sadur dari kitab “Asrārul-Bayān fī At-Ta’biīril-Qurāni (أسرار البيان في التعبير القرآني)


© TADABBUR QUR’AN INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *