Keutamaan Menghafal Qur’an: Dijaga Oleh Qur’an

 #NasehatQurani – 10

Tahfizh atau menghafal Al Qur’an adalah amalan serta ibadah yang istimewa bagi seorang mukmin.

Kata “tahfizh” (تَحْفِيْظًا) adalah mashdar dari حَفَّظَ. Serta memiliki akar kata yang sama dengan حَفِظَ – يَحْفَظُ yang memiliki banyak arti di antaranya: memelihara, menjaga, melindungi, mentaati, menghormati, menghafal, dsb [lihat almaany.com]

Sehingga jika seseorang sudah meniatkan untuk menjadi seorang hafizh Qur’an, ia saat itu tidak hanya berniat untuk menghafalnya, tetapi juga berniat untuk menjaganya, melindunginya, mentaatinya, dan menghormatinya.

Meski begitu besar tanggung jawabnya, namun pahala dan keutamaan yang akan ia peroleh juga besar. Dan sebagaimana kaidah “al jazaa’u min jinsil-‘amal” (balasan perbuatan sesuai dengan amal yang dilakukan), maka ia pun akan “dijaga oleh Al Qur’an”. Dijaga oleh Sang Pemilik Kalam (Allah) dari perbuatan maksiat dan sia-sia.

Sebagaimana ada seseorang yang berkata kepada Hasan Al Bashri rahimahullaah:

Si Fulan tengah menjaga (tahfizh) Al Qur’an

Beliau menanggapi,

Bahkan Al Qur’an-lah yang menjaganya.”

[Twit Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid]

Wallaahu a’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *